Showing posts with label Internasional. Show all posts
Showing posts with label Internasional. Show all posts

Monday, June 23, 2014

Bahasa Misterius Yang Membuat Intelijen Amerika Menyerah

Laporan Dari Intelejen Security Amerika Serikat

Lichovid - Beberapa tahun terakhir sempat menyebar sensasi terkuaknya dokumen rahasia Amerika. Meski masalah ini dianggap selesai, masih ada sepenggal "misteri" yang belum terpecahkan.

Intelijen secanggih Amerikapun tak bisa memecahkan kode sandi dari Indonesia. Menurut dokumen-dokumen rahasia yang didapat oleh Wikileaks, badan inteligen Amerika Serikat CIA & badan keamanan nasional. Amerika Serikat, NSA pernah menangkap beberapa pesan singkat (SMS) dari dan ke Indonesia.

Pesan-pesan tersebut mempunyai traffic yang cukup besar. Pesan-pesan tersebut membuat mereka curiga karena semua pesan singkat itu penuh dengan sandi yang berisi kode angka, huruf dan simbol. Sekilas kode-kode tersebut terlihat sederhana. Namun, para ahli kriptografi (ahli sandi) berpendapat sandi ini lebih kompleks dari yang terlihat. Kalimat-kalimatnya pendek. Kata-katanya jauh lebih singkat, tidak senormal singkatan atau istilah yang umum digunakan dalam bahasa Indonesia.

Selain itu, Intelijen Amerika melakukan penelitian seksama ada sebagian kata yang merupakan gabungan dari beberapa kata tetapi punya arti lain (portmanteaux). Bahasa yang digunakan sepertinya juga bukan bahasa Indonesia standar, juga tidak termasuk dlm 742 bahasa daerah dan dialek yang ada di Indonesia. Ini hampir sama seperti penggunaan bahasa Navajo dalam Perang Dunia II.

Hanya saja pesannya ditulis dengan mesin Enigma (alat sandi yang digunakan Nazi Jerman ketika perang dunia II) yang kodenya bisa terpecahkan meski bahasa yang
mereka gunakan belum tentu dapat dimengerti.

Berbeda dengan kode sandi bahasa Indonesia yang rumit ini. Intelijen Amerika yang menyelidiki pesan-pesan itu menyatakan: â??Pesan berisi kode yang dikirimkan lewat jalur SMS membuktikan bahwa orang tersebut yakin bahwa kodenya tidak mudah untuk dipecahkan. Setidaknya setiap kode informasi yang dikirim, kode tidak valid lagi sangat sulit dinyatakan valid sehingga kode tersebut harus dipecahkan secepatnya karena bisa mengancam keamanan nasionalâ??.

Pernyataan tersebut berada dalam sebuah laporan di salah satu dokumen yang didapat oleh Wikileaks.

Berikut isi pesan tersebut :
cOâ??nA cMa qMo YaNk Co WaD qHo cYuM"qTaH gAg mKeN dIEMâ??aN gNe tOh???!? k4mmuhdi m4nn4seehhh ? "p3yut m8ule5shh,my mumM" m0 m4kan pa yuuu4ahahh?"


Sunday, June 22, 2014

388 Warga Jepang Meninggal Karena Pikun


TOKYO - Sebanyak 388 orang tua (lansia) Jepang meninggal dunia karena pikun (terkena penyakit dementia) sehingga lupa atau tidak tahu lagi pulang ke rumahnya, tak bisa hidup dan meninggal terlantar. Yang hilang pun selama setahun cukup banyak gara-gara penyakit ini. Tercatat 10.322 orang (lansia) hilang selama tahun 2013.
Demikian dari data kepolisian Jepang yang baru-baru ini diungkapkan kepada masyarakat.
Penyakit dementia adalah suatu penyakit akibat kerusakan fungsi pada bagian otak manusia sehingga kita jadi kehilangan memori, kehilangan daya pikir bicara atau bahkan lupa akan bahasa kita sendiri, tak bisa menilai dan tak bisa lagi bertingkah laku secara normal manusia biasa.
Tahun lalu 10.322 lansia (atau meningkat 715 orang dibandingkan tahun 2012) yang terkena dementia hilang dan terpaksa polisi berusaha mencari ke berbagai tempat. Namun sebagian besar akhirnya ditemukan.
Meskipun demikian antara tahun 2012 sampai dengan April 2013 tercatat 258 orang hilang belum ditemukan. Laporan Kepolisian Nasional Jepang (NPA) mencatat 10.180 orang hilang tahun lalu termasuk 92 hilang tahun 2012 atau sebelumnya dan juga termasuk 388 orang tercatat meninggal akibat dementia.
Dari jumlah 10.180 lansia yang hilang itu, sebanyak 6,443 akhirnya berhasil ditemukan (63,3 persen) telah dicari dengan susah payah oleh kepolisian Jepang. Sebanyak 3.506 (34,4 persen) ditemukan antara 2 hingga 7 hari pencarian. Lalu 32 orang ditemukan setelah lebih dari dua tahun mencari.
NPA juga sempat menginstruksikan kepada seluruh polisi daerah agar menggunakan database orang hilang itu masuk ke dalam data base pencarian kriminal agar semakin aktif dicari.
Upaya mempercepat pencarian polisi ditingkatkan setelah secara tak terduga polisi melihat seorang wanita lansia berasal dari Tokyo, tinggal di rumah jompo di tatebayashi, perfektur Gunma, belum lama ini muncul di acara televisi Jepang. Ternyata wanita lansia itu masuk ke dalam daftar pencarian polisi Jepang.
Pemda Tatebayashi mengetahui nama keluarga wanita lansia tersebut tetapi tak tahu kalau sedang dicari polisi karena pihak polisi tidak memberikan data informasi mengenai lansia yang hilang kepada pemda tersebut. (Tribunnews.com)